⏰ Senin - Sabtu: 08:00 - 14:00 🚨 UGD 24 Jam
Logo Pemkab
Puskesmas Limau Purut Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman
📞
Layanan UGD & Hotlines 119 / (0751) XXXX
📍
Alamat Kantor Kab. Padang Pariaman
← Kembali ke Beranda
inovasi 📅 12 Feb 2025 • 👁 28 Dilihat

manual book japer IVA

manual book japer IVA

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Kanker serviks merupakan salah satu masalah kesehatan yang perlu mendapatkan perhatian

karena dapat menyebabkan kesakitan dan kematian pada perempuan. Salah satu faktor yang

menyebabkan tingginya risiko kanker serviks adalah infeksi Human Papillomavirus (HPV), terutama

apabila tidak dilakukan deteksi dini dan penanganan secara tepat.

Kanker serviks pada dasarnya dapat dicegah dan ditemukan lebih awal melalui pemeriksaan

deteksi dini. Salah satu metode deteksi dini yang dapat dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan

tingkat pertama adalah Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA).

Pemeriksaan IVA merupakan pemeriksaan sederhana dengan mengoleskan larutan asam asetat

pada leher rahim untuk melihat adanya perubahan pada jaringan serviks yang dapat mengarah pada lesi

prakanker. Pemeriksaan ini relatif sederhana, cepat, dan dapat dilakukan oleh tenaga kesehatan yang

telah mendapatkan pelatihan sesuai ketentuan.

Namun, dalam pelaksanaannya masih terdapat tantangan, antara lain rendahnya pengetahuan

dan kesadaran perempuan mengenai pentingnya deteksi dini kanker serviks, rasa malu atau takut untuk

melakukan pemeriksaan, serta belum optimalnya keteraturan jadwal pemeriksaan.

Berdasarkan kondisi tersebut, UPTD Puskesmas Limau Purut mengembangkan inovasi JAPER IVA

(Jadwal Pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat). Inovasi ini bertujuan untuk meningkatkan

keteraturan, akses, dan cakupan pemeriksaan IVA melalui pengaturan jadwal pemeriksaan yang lebih

terencana serta penyampaian informasi dan ajakan kepada masyarakat.

Melalui JAPER IVA diharapkan perempuan usia sasaran dapat lebih mudah mengetahui jadwal

pemeriksaan, mendapatkan informasi yang benar, serta terdorong untuk melakukan deteksi dini kanker

serviks secara rutin sesuai anjuran tenaga kesehatan.

BAB II

A. Nama Inovasi

JAPER IVA

Jadwal Pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat

B. Instansi Pelaksana

UPTD Puskesmas Limau Purut

Kecamatan V Koto Timur

Kabupaten Padang Pariaman

C. Pengertian Inovasi

JAPER IVA adalah inovasi pelayanan kesehatan berupa pengaturan dan penyampaian jadwal

pemeriksaan IVA secara terencana dan terorganisir, disertai dengan edukasi dan ajakan kepada

perempuan sasaran untuk melakukan deteksi dini kanker serviks di UPTD Puskesmas Limau Purut.

Inovasi ini tidak hanya berfokus pada pemeriksaan, tetapi juga mendorong peningkatan

pengetahuan, kesadaran, dan partisipasi masyarakat dalam melakukan deteksi dini kanker serviks.

D. Tujuan Inovasi

1. Tujuan Umum

Meningkatkan cakupan dan keteraturan pemeriksaan IVA sebagai upaya deteksi dini kanker serviks

di wilayah kerja UPTD Puskesmas Limau Purut.

2. Tujuan Khusus

a. Meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai kanker serviks dan pemeriksaan IVA.

b. Meningkatkan kesadaran perempuan untuk melakukan deteksi dini kanker serviks.

c. Mempermudah masyarakat memperoleh informasi mengenai jadwal pemeriksaan IVA.

d. Meningkatkan jumlah perempuan sasaran yang melakukan pemeriksaan IVA.

e. Mendeteksi lebih dini adanya kelainan pada leher rahim sehingga dapat dilakukan tindak lanjut

sesuai kebutuhan.

f. Meningkatkan kualitas pelayanan deteksi dini kanker serviks di Puskesmas Limau Purut.

E. Sasaran Inovasi

Sasaran utama inovasi JAPER IVA adalah perempuan usia sasaran deteksi dini kanker serviks di

wilayah kerja UPTD Puskesmas Limau Purut, sesuai dengan ketentuan program deteksi dini kanker

serviks yang berlaku.

Sasaran pendukung meliputi:

a. Kader kesehatan;

b. PKK;

c. Tokoh masyarakat;

d. Pemerintah nagari;

e. Organisasi perempuan;

f. Pasangan/keluarga perempuan sasaran;

g. Masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Limau Purut.

F. Permasalahan yang Ingin Diatasi

Inovasi JAPER IVA dikembangkan untuk mengatasi beberapa permasalahan, antara lain:

a. Masih rendahnya kesadaran masyarakat mengenai pentingnya deteksi dini kanker serviks.

b. Masih adanya perempuan sasaran yang belum melakukan pemeriksaan IVA.

c. Kurangnya informasi mengenai waktu dan tempat pemeriksaan.

d. Adanya rasa takut, malu, atau kurangnya pemahaman mengenai pemeriksaan IVA.

e. Belum optimalnya pemanfaatan pelayanan deteksi dini kanker serviks di Puskesmas.

G. Bentuk Kegiatan Inovasi

Pelaksanaan JAPER IVA dilakukan melalui beberapa kegiatan utama:

1. Perencanaan jadwal

Puskesmas menyusun jadwal pemeriksaan IVA secara terencana dengan mempertimbangkan

ketersediaan tenaga kesehatan, sarana pelayanan, dan sasaran.

2. Sosialisasi dan edukasi

Masyarakat diberikan informasi mengenai kanker serviks, faktor risiko, manfaat deteksi dini,

serta prosedur pemeriksaan IVA.

3. Penyebarluasan jadwal

Informasi jadwal pemeriksaan disampaikan melalui berbagai media dan jejaring yang tersedia,

seperti kader, Posyandu, kegiatan masyarakat, media sosial, grup komunikasi masyarakat, maupun

media informasi Puskesmas.

4. Pendaftaran sasaran

Perempuan yang berminat melakukan pemeriksaan diarahkan untuk mendaftar sesuai

mekanisme pelayanan yang berlaku di Puskesmas.

5. Pelaksanaan pemeriksaan IVA

Pemeriksaan dilakukan oleh tenaga kesehatan yang kompeten sesuai standar pelayanan dan

prosedur yang berlaku.

6. Pencatatan dan pelaporan

Hasil pelayanan dicatat dan dilaporkan sesuai sistem pencatatan program yang berlaku.

7. Tindak lanjut

Apabila ditemukan hasil pemeriksaan yang memerlukan tindak lanjut, pasien diberikan edukasi

dan diarahkan untuk mendapatkan pelayanan lanjutan sesuai hasil pemeriksaan dan ketentuan yang

berlaku.

H. Alur Pelaksanaan JAPER IVA

Sosialisasi kepada masyarakat

↓

Penyampaian jadwal pemeriksaan IVA

↓

Pendaftaran perempuan sasaran

↓

Skrining dan anamnesis

↓

Pemeriksaan IVA oleh tenaga kesehatan

↓

Pencatatan hasil pemeriksaan

↓

Edukasi hasil pemeriksaan

↓

Tindak lanjut sesuai hasil pemeriksaan

↓

Pencatatan dan evaluasi cakupan pelayanan

I. Keunggulan Inovasi

JAPER IVA memiliki beberapa keunggulan, yaitu:

a. Terjadwal – masyarakat memperoleh informasi waktu pemeriksaan dengan lebih jelas.

b. Mudah diakses – pelayanan dilaksanakan melalui fasilitas kesehatan yang dekat dengan

masyarakat.

c. Proaktif – petugas dan kader ikut membantu menginformasikan serta mengajak sasaran.

d. Edukatif – masyarakat tidak hanya mendapatkan pemeriksaan tetapi juga informasi kesehatan.

e. Terintegrasi – dapat dikembangkan bersama kegiatan Puskesmas, kader, Posyandu, PKK, dan

pemerintah nagari.

f. Berorientasi pencegahan – mengutamakan deteksi dini sebelum penyakit berkembang menjadi

lebih berat.

J. Manfaat Inovasi

Bagi Masyarakat

a. Meningkatkan pengetahuan tentang kanker serviks.

b. Mempermudah mendapatkan informasi jadwal pemeriksaan.

c. Meningkatkan kesadaran melakukan deteksi dini.

d. Membantu menemukan kelainan serviks secara lebih awal.

e. Mendorong perempuan untuk lebih peduli terhadap kesehatan reproduksi.

Bagi Puskesmas

a. Meningkatkan cakupan pelayanan IVA.

b. Membantu pengelolaan jadwal pelayanan secara lebih teratur.

c. Mempermudah pemantauan sasaran.

d. Meningkatkan kualitas pelayanan promotif dan preventif.

e. Mendukung pencapaian indikator program deteksi dini kanker serviks.

Bagi Pemerintah Nagari dan Lintas Sektor\

a. Mendukung peningkatan derajat kesehatan perempuan.

b. Mendorong partisipasi masyarakat dalam program kesehatan.

c. Memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam pencegahan kanker serviks.

K. Indikator Keberhasilan

Keberhasilan inovasi JAPER IVA dapat dipantau melalui beberapa indikator, antara lain:

1. Jumlah perempuan sasaran yang mendapatkan informasi mengenai pemeriksaan IVA.

2. Jumlah perempuan yang mendaftar untuk pemeriksaan.

3. Jumlah perempuan yang mendapatkan pemeriksaan IVA.

4. Persentase peningkatan cakupan pemeriksaan IVA.

5. Jumlah sasaran dengan hasil pemeriksaan yang mendapatkan tindak lanjut sesuai kebutuhan.

6. Peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai deteksi dini kanker serviks.

Aksesibilitas

Silakan laporkan keluhan Anda ke layanan Lapor Ajo!