⏰ Senin - Sabtu: 08:00 - 14:00 🚨 UGD 24 Jam
Logo Pemkab
Puskesmas Limau Purut Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman
📞
Layanan UGD & Hotlines 119 / (0751) XXXX
📍
Alamat Kantor Kab. Padang Pariaman
← Kembali ke Beranda
inovasi 📅 10 Feb 2025 • 👁 27 Dilihat

MANUAL BOOK INOVASI BERLIN TEMAN NOSIN (Bersalin tenang nyaman dengan therapy hibno dan pijat oksitosin)

MANUAL BOOK INOVASI BERLIN TEMAN NOSIN (Bersalin tenang nyaman dengan therapy hibno dan pijat oksitosin)

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Persalinan merupakan proses fisiologis yang dialami oleh seorang perempuan, namun proses

tersebut sering kali disertai rasa nyeri, kecemasan, ketakutan, dan ketegangan. Kondisi psikologis ibu

selama persalinan dapat memengaruhi kenyamanan ibu dalam menghadapi proses persalinan.

Rasa takut dan cemas dapat menyebabkan ibu menjadi tegang sehingga sulit untuk melakukan

relaksasi dan mengatur pernapasan dengan baik. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan pelayanan

yang tidak hanya memperhatikan aspek fisik, tetapi juga memperhatikan kondisi psikologis dan

emosional ibu.

Pelayanan persalinan yang nyaman, aman, dan berpusat pada ibu merupakan salah satu upaya

untuk memberikan pengalaman persalinan yang positif. Tenaga kesehatan dapat memberikan dukungan

melalui komunikasi terapeutik, pendampingan, teknik relaksasi, pengaturan pernapasan, serta metode

nonfarmakologis sesuai kondisi dan kebutuhan ibu.

Salah satu metode yang dapat digunakan sebagai pendukung kenyamanan ibu adalah

hypnobirthing, yaitu pendekatan relaksasi dan sugesti positif yang membantu ibu lebih tenang dalam

menghadapi proses persalinan. Selain itu, pijat oksitosin dapat diberikan sebagai salah satu metode

pendukung kenyamanan ibu dan stimulasi oksitosin, terutama pada masa setelah persalinan sesuai

indikasi dan prosedur pelayanan.

Berdasarkan kebutuhan tersebut, UPTD Puskesmas Limau Purut mengembangkan inovasi BERLIN

TEMAN NOSIN, yaitu Bersalin Tenang, Nyaman dengan Terapi Hypnobirthing dan Pijat Oksitosin.

Inovasi ini merupakan pendekatan pelayanan persalinan yang mengintegrasikan edukasi,

komunikasi terapeutik, teknik relaksasi/hypnobirthing, pendampingan, serta pijat oksitosin sesuai

kebutuhan ibu. Tujuannya adalah menciptakan suasana persalinan yang lebih tenang dan nyaman serta

memberikan pengalaman persalinan yang positif bagi ibu.

Melalui inovasi BERLIN TEMAN NOSIN, diharapkan ibu bersalin mendapatkan dukungan secara

menyeluruh, baik secara fisik maupun psikologis, dengan tetap mengutamakan keselamatan ibu dan

bayi serta mengikuti standar pelayanan kebidanan yang berlaku.

BAB II

PENJELASAN INOVASI

A. Nama Inovasi

BERLIN TEMAN NOSIN

Bersalin Tenang, Nyaman dengan Terapi Hypnobirthing dan Pijat Oksitosin

B. Penyelenggara

UPTD Puskesmas Limau Purut

Kecamatan V Koto Timur

Kabupaten Padang Pariaman

C. Pengertian Inovasi

BERLIN TEMAN NOSIN merupakan inovasi pelayanan kebidanan yang bertujuan memberikan

pengalaman persalinan yang lebih tenang, nyaman, dan berkesan positif melalui pendekatan

nonfarmakologis berupa edukasi, komunikasi terapeutik, teknik relaksasi/hypnobirthing, serta pijat

oksitosin sesuai kebutuhan dan kondisi ibu.

Inovasi ini menempatkan ibu sebagai pusat pelayanan dengan memberikan dukungan emosional,

membantu ibu mengelola rasa takut dan ketegangan, serta memberikan pendampingan selama proses

persalinan.

Pelaksanaan inovasi tetap memperhatikan kondisi klinis ibu dan janin. Apabila terdapat kondisi

yang membutuhkan tindakan medis, pelayanan dilakukan sesuai indikasi, kewenangan tenaga

kesehatan, standar operasional prosedur, dan sistem rujukan yang berlaku.

BAB III

TUJUAN INOVASI

A. Tujuan Umum

Meningkatkan kualitas pelayanan persalinan di UPTD Puskesmas Limau Purut melalui pendekatan

yang berpusat pada ibu dengan memberikan dukungan fisik dan psikologis agar ibu dapat menghadapi

proses persalinan dengan lebih tenang dan nyaman.

B. Tujuan Khusus

1. Membantu mengurangi kecemasan dan ketakutan ibu dalam menghadapi persalinan.

2. Membantu ibu melakukan relaksasi dan mengatur pernapasan selama proses persalinan.

3. Meningkatkan kenyamanan ibu selama proses persalinan.

4. Memberikan dukungan psikologis dan emosional kepada ibu.

5. Memberikan pengalaman persalinan yang positif bagi ibu.

6. Memberikan edukasi mengenai teknik relaksasi dan persiapan menghadapi persalinan.

7. Mendukung proses menyusui melalui pemberian pijat oksitosin sesuai kebutuhan setelah

persalinan.

8. Meningkatkan kepuasan ibu terhadap pelayanan persalinan di Puskesmas.

BAB IV

SASARAN INOVASI

Sasaran utama inovasi BERLIN TEMAN NOSIN adalah:

1. Ibu hamil yang akan menghadapi persalinan.

2. Ibu bersalin yang mendapatkan pelayanan di UPTD Puskesmas Limau Purut.

3. Ibu nifas yang membutuhkan dukungan dalam proses menyusui sesuai indikasi.

Sasaran pendukung meliputi:

1. Suami atau pendamping persalinan.

2. Keluarga ibu.

3. Bidan dan tenaga kesehatan.

4. Kader kesehatan.

BAB V

BENTUK KEGIATAN INOVASI

1. Edukasi Persiapan Persalinan

Ibu diberikan edukasi mengenai proses persalinan, pentingnya menjaga ketenangan, teknik

pernapasan, relaksasi, dukungan pendamping, serta persiapan menghadapi persalinan.

2. Komunikasi Terapeutik

Bidan memberikan komunikasi yang positif, menenangkan, dan mendukung ibu selama proses

persalinan.

3. Terapi Relaksasi/Hypnobirthing

Ibu dibimbing melakukan teknik relaksasi dan sugesti positif untuk membantu menciptakan

kondisi yang lebih tenang selama menghadapi proses persalinan.

Teknik dapat meliputi:

- Pengaturan pernapasan.

- Relaksasi tubuh.

- Fokus dan konsentrasi.

- Visualisasi positif.

- Sugesti positif.

- Penciptaan suasana yang nyaman.

Pelaksanaan dilakukan sesuai kondisi ibu dan tidak menggantikan pemantauan serta

penatalaksanaan medis persalinan.

4. Pendampingan Persalinan

Ibu diberikan dukungan selama proses persalinan dengan melibatkan pendamping yang telah

disiapkan sesuai kondisi pelayanan.

5. Pijat Oksitosin

Pijat oksitosin dilakukan sesuai kebutuhan dan kondisi ibu, terutama pada masa setelah

persalinan, dengan teknik yang benar oleh tenaga yang kompeten.

Pijat oksitosin merupakan salah satu metode pendukung untuk membantu memberikan rasa

nyaman dan mendukung proses menyusui. Pelaksanaannya tetap memperhatikan kondisi ibu dan tidak

menggantikan penilaian klinis maupun penanganan medis apabila terdapat masalah.

6. Edukasi Menyusui

Setelah persalinan, ibu diberikan edukasi mengenai:

a. Inisiasi menyusu dini sesuai kondisi ibu dan bayi.

b. Teknik menyusui yang benar.

c. Posisi dan perlekatan bayi.

d. Pentingnya pemberian ASI.

e. Tanda-tanda masalah menyusui.

f. Kapan harus mendapatkan bantuan tenaga kesehatan.

BAB VI

ALUR PELAKSANAAN INOVASI

Ibu hamil mendapatkan edukasi persiapan persalinan

↓

Identifikasi kondisi dan kebutuhan ibu

↓

Penjelasan mengenai BERLIN TEMAN NOSIN

↓

Persetujuan dan kesiapan ibu

↓

Pendampingan persalinan

↓

Teknik relaksasi dan hypnobirthing sesuai kondisi

↓

Pemantauan kondisi ibu dan janin sesuai standar

↓

Persalinan sesuai standar pelayanan

↓

Pijat oksitosin sesuai kebutuhan dan kondisi ibu

↓

Edukasi dan dukungan menyusui

↓

Evaluasi kenyamanan dan kepuasan ibu

↓

Pencatatan dan dokumentasi

BAB VII

KEUNGGULAN INOVASI

BERLIN TEMAN NOSIN memiliki beberapa keunggulan, yaitu:

1. Berpusat pada Ibu

Pelayanan memperhatikan kebutuhan fisik, psikologis, emosional, dan kenyamanan ibu.

2. Mengutamakan Pendekatan Nonfarmakologis

Menggunakan teknik relaksasi dan pendekatan pendukung lainnya untuk membantu ibu

menghadapi proses persalinan dengan lebih tenang.

3. Memberikan Dukungan Psikologis

Ibu mendapatkan komunikasi dan pendampingan yang positif sehingga dapat meningkatkan

rasa percaya diri dalam menghadapi persalinan.

4. Terintegrasi

Pelayanan mencakup persiapan persalinan, pendampingan, relaksasi, persalinan, dukungan

menyusui, serta tindak lanjut.

5. Mudah Diterapkan

Teknik relaksasi, komunikasi terapeutik, dan pendampingan dapat diterapkan dalam pelayanan

sesuai kondisi dan sumber daya Puskesmas.

BAB VIII

MANFAAT INOVASI

A. Bagi Ibu

1. Membantu ibu merasa lebih tenang dalam menghadapi persalinan.

2. Membantu mengurangi kecemasan dan ketakutan.

3. Membantu meningkatkan kenyamanan selama persalinan.

4. Meningkatkan kepercayaan diri ibu.

5. Memberikan pengalaman persalinan yang lebih positif.

B. Bagi Bayi

Pelayanan yang dilakukan secara terencana dan sesuai standar membantu mendukung proses

persalinan yang aman dengan tetap mengutamakan pemantauan kondisi ibu dan bayi.

C. Bagi Keluarga

1. Meningkatkan pengetahuan keluarga mengenai dukungan terhadap ibu bersalin.

2. Meningkatkan keterlibatan pendamping dalam memberikan dukungan positif.

3. Membantu keluarga memahami kebutuhan psikologis ibu selama persalinan.

D. Bagi Puskesmas

1. Meningkatkan kualitas pelayanan persalinan.

2. Meningkatkan kepuasan ibu dan keluarga.

3. Meningkatkan inovasi pelayanan kebidanan.

4. Memperkuat pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan ibu.

5. Mendukung terciptanya pelayanan persalinan yang aman, nyaman, dan berkualitas.

BAB IX

INDIKATOR KEBERHASILAN

Keberhasilan inovasi BERLIN TEMAN NOSIN dapat dinilai melalui:

1. Jumlah ibu hamil yang mendapatkan edukasi persiapan persalinan.

2. Jumlah ibu bersalin yang mendapatkan pendampingan dan teknik relaksasi.

3. Jumlah ibu yang mendapatkan intervensi sesuai kebutuhan.

4. Tingkat kenyamanan ibu selama proses pelayanan.

5. Tingkat kepuasan ibu terhadap pelayanan persalinan.

6. Jumlah ibu yang mendapatkan edukasi menyusui.

7. Dokumentasi pelaksanaan inovasi.

8. Evaluasi dan tindak lanjut terhadap kendala pelayanan.

BAB X

MONITORING DAN EVALUASI

Monitoring dilakukan secara berkala oleh tim Puskesmas untuk memastikan inovasi berjalan sesuai

tujuan

Aspek yang dipantau meliputi:

- Kesesuaian pelaksanaan dengan SOP.

- Jumlah sasaran yang mendapatkan pelayanan.

- Pelaksanaan edukasi dan relaksasi.

- Pelaksanaan pijat oksitosin sesuai indikasi.

- Respons dan kenyamanan ibu.

- Kepuasan ibu dan keluarga.

- Kendala pelaksanaan.

- Dokumentasi kegiatan.

- Hasil evaluasi dan tindak lanjut.

Hasil monitoring digunakan sebagai bahan perbaikan dan pengembangan inovasi BERLIN TEMAN NOSIN

secara berkelanjutan.

BAB XI

KESIMPULAN

BERLIN TEMAN NOSIN (Bersalin Tenang, Nyaman dengan Terapi Hypnobirthing dan Pijat

Oksitosin) merupakan inovasi pelayanan kebidanan UPTD Puskesmas Limau Purut yang dikembangkan

untuk memberikan pengalaman persalinan yang lebih tenang, nyaman, dan positif bagi ibu.

Inovasi ini mengintegrasikan edukasi, komunikasi terapeutik, teknik relaksasi/hypnobirthing,

pendampingan persalinan, serta pijat oksitosin sesuai kebutuhan dan kondisi ibu. Pendekatan tersebut

diharapkan dapat membantu ibu menghadapi proses persalinan dengan lebih siap, tenang, dan percaya

diri.

Pelaksanaan BERLIN TEMAN NOSIN tetap mengutamakan keselamatan ibu dan bayi,

pemantauan sesuai standar pelayanan, kompetensi tenaga kesehatan, serta tindakan medis dan rujukan

apabila diperlukan.

Dengan adanya inovasi ini, UPTD Puskesmas Limau Purut diharapkan dapat terus meningkatkan

mutu pelayanan kebidanan dan menciptakan pelayanan persalinan yang aman, ramah, nyaman,

berpusat pada ibu, dan berorientasi pada pengalaman persalinan yang positif.

PENUTUP

Manual book ini menjadi pedoman dasar dalam pelaksanaan inovasi BERLIN TEMAN NOSIN di

UPTD Puskesmas Limau Purut. Pelaksanaan dapat dikembangkan sesuai kebutuhan ibu, kondisi

pelayanan, kompetensi tenaga kesehatan, serta kebijakan dan standar pelayanan yang berlaku.

“BERLIN TEMAN NOSIN”

Bersalin Tenang, Nyaman, Ibu Bahagia, Bayi Sehat

Aksesibilitas

Silakan laporkan keluhan Anda ke layanan Lapor Ajo!